Site Loader
Fak. Ushuluddin Adab dan Dakwah Jl. G. Obos Kompleks Islamic Centre Palangka Raya

Palangka Raya – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangka Raya menggelar yudisium sarjana angkatan ke-III berjumlah 31 orang yang diikuti mahasiswa yang lulus ditahun ini dari semua prodi di FUAD yaitu mahasiswa dari Komunikasi Penyiaran Islam, Ilmu Qur’an dan Tafsir, Bimbingan Konseling Islam dan Sejarah Peradaban Islam yang pelaksanaannya di Hotel Luwansa (2/12).

Dekan FUAD, Dr. Desi Erawati, M.Ag menyampaikan bahwa kegiatan yudisium sarjana angkatan III kali ini memilki harapan jebolan yang lahir dari FUAD memiliki sikap sebagai sarjana yang moderat ketika terjun ketengah masyarakat seiring dengan tema pada kegiatan yudisium kali ini yaitu Muda, Berkarakter dan Moderat.

“Sikap dan pemikiran moderat ini menjadi penting bagi sarjana sekarang terlebih ia menjadi alumni FUAD agar bisa menjaga agama dan bangsanya dalam ambil peran ditengah masyarakat nanti”, motivasi Dekan yang disambut riuh hadirin.

Artinya, ketika berbicara sikap moderat ialah sarjana jebolan FUAD tidak masuk pada pola pikir cenderung  “kanan” dan “kiri” saat terjun di tengah masyarakat tetapi mampu menjawab tantangan yang ada di masyarakat sebagai sarjana yang moderat (tengah) secara sikap dan pola pikir.

Rektor dan Dekanat FUAD saat melangsungkan kegiatan Yudisium sarjana yang berjumlah 31 orang mahasiswa, bertempat di Hotel Luwansa

“Tantangan mahasiswa hari ini saat menjadi sarjana maka ia kembali menjadi bagian dari masyarakat secara total dalam hal memberikan ilmu yang didapatkan dari FUAD dan kembali berjuang untuk melakukan kebermanfaatan dirinya ditengah masyarakat nanti”, pesan Desi kepada sarjana FUAD.

Pada kesempatan yang sama, Rektor IAIN Palangka Raya Dr. Khairil Anwar, M.Ag juga memberikan motivasi bagi mahasiswa FUAD yang mengikuti yudisium sarjana bahwa ketika sudah turun ketengah masyarakat ialah perlu menjadi sarjana yang bisa membawa diri, membangun relasi, membangun komunikasi serta kreatif dalam mengembangkan dirinya yang akan berefek pada masyarakat.

“Bekal ini perlu dilakukan agar ketika menjadi sarjana yang sudah berada ditengah masyarakat langsung dan nantinya juga akan bekerja secara professional maka perlu hal tersebut diimplementasikan guna para sarjana bisa terus mengembangkan dirinya dan memberikan efek positif bagi masyarakat” ungkap Rektor.

Sebab, dengan hadirnya para sarjana yang telah menuntut ilmu di kampus maka menjadikan harapan publik terhadap para alumni yang belajar dikampus menjadi sangat tinggi dan tentunya semua hal tersebut perlu dipersiapkan dan diimplementasikan segala ilmu pengetahuan yang telah dipelajari dibangku kuliah, agar masyarakat mampu merasakan kehadiran kita.

Peserta yudisium sarjana tahun 2019 ini meliputi 10 orang dari prodi KPI, 11 orang dari IQT, 4 orang dari BKI dan 5 orang dari SPI. (FAI)

Latest posts by FUAD IAIN (see all)

Post Author: FUAD IAIN

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *