Dies Natalis of University of IAIN Palangka Raya

Jajaran Pimpinan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya

Jajaran Pimpinan Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah IAIN Palangka Raya

14 Mahasiswa IAIN Palangka Raya Ikuti Forum Komunikasi Nasional di Jakarta

Mahasiswa Prodi KPI FUAD IAIN Palangka Raya yang Mengikuti Konferensi Nasional di Jakarta

PALANGKA RAYA – Mahasiswa Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) khususnya program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Palangka Raya akan mengikuti kegiatan Kongres ke-V Forum Komunikasi Nasional (Forkonas) di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta pada tanggal 18-22 April 2017 mendatang.

Konferensi Nasioanal ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas mahasiswa dan mengikat tali silaturahmi antara Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam se-Indonesia. Hal ini merupakan sebuah upaya pengembangan minat yang harus dikembangkan oleh Mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam khususnya mahasiswa komunikasi di IAIN Palangka Raya.

Kongres Forkomnas ini akan dihadiri sekitar 20 perguruan tinggi Agama Islam yang ada di Indonesia yang salah satunya adalah IAIN Palangka Raya dengan utusannya yaitu 14 Mahasiswa terpilih dari Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD)

Mahasiswi FUAD IAIN Palangka Raya Dinobatkan Sebagai Pemenang Proyek Sosial ICN 2017

Penyerahan penghargaan kepada Paujiah, mahasiswi IAIN Palangkaraya FUAD Prodi KPI dari pihak Universitas Prasetiya Mulya dalam ICN Conference 2017 di Jakarta, Sabtu (8/4/2017)

“Selamat kepada Paujiah dari provinsi Kalimantan Tengah sebagai pemenang proyek sosial ICN 2017 dalam bidang Lingkungan!”

Bunyi pesan di akun Instagram ICN (Indonesian Culture and Nationalism) 2017 yang pada tahun ini mengusung tema AKULTURASI singkatan dari “Aktualisasi Tutur Generasi” dengan menggunakan tagline “Ragam Budaya, Ragam Karya”.

ICN merupakan sebuah acara kepemudaan berskala nasional yang diselenggarakan oleh Student Board Universitas Prasetiya Mulya. Kecintaan yang mendalam terhadap setiap perbedaan dan budaya di Indonesia, khususnya di bidang pendidikan, membentuk ICN menjadi sebuah rangkaian acara yang terdiri dari ICN Conference, ICN Festival, dan ICN Food Exhibition.

Keterlibatan Paujiah pada Indonesian Culture and Nationalism 2017 di Jakarta, tidak hanya menjadi ajang promosi. Lebih dari itu, mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) ini, juga berhasil mengangkat hasil pelatihan tentang kopi dan teh dari buah masisin dalam kategori proyek sosial terbaik.

TINGKATKAN KINERJA PEGAWAI, FUAD MENGADAKAN WORKSHOP SKP

Para peserta antusias mengikuti rangkaian kegiatan Workshop SKP FUAD IAIN Palangka Raya

Palangka Raya – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangka Raya adakan kegitan Workshop Sasaran Kerja Pegawai (SKP) bagi dosen dan karyawan pada Rabu pagi (29/03) di Aula Perpustakaan lantai 3.

Kegiataan dibuka secara langsung oleh Kepala Biro AUAK IAIN Palangka Raya Drs. H. Amal Fathullah, M.Pd.I dan menghadirkan narasumber Muhammad Syarif, S.Sos, M.IP dari Banjarmasin.

Drs. H. Amal Fathullah, M.Pd.I mengatakan dengan adanya workshop ini bisa meningkatkan kinerja dan diaplikasikan dalam kegiatan sehari-hari.

Undang Dosen Tamu, FUAD Bahas Tantangan Komunikasi Islam

Pakar Politik dan Dosen Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Dr. Gun Gun Heryanto (kanan), Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu (tengah), Dekan FUAD IAIN Palangka Raya Abubakar HM (kiri).

PALANGKARAYA – Untuk kesekian kalinya, IAIN Palangkaraya mengundang dosen tamu untuk menambah wawasan Dosen dan Mahasiswa.

Kali ini, Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) mendatangkan pakar politik dan dosen Komunikasi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Dr. Gun Gun Heryanto.

Kegiatan dalam rangka kuliah dosen tamu Program Studi Komunikasi (KPI) dan penyiaran Islam semester genap tahun 2016/2017, Jumat (24/3/2017), mengangkat tema Kondisi, “Posisi dan Tantangan Komunikasi Islam di Tengah-Tengah Arus Digital dan Global”.

Pada kesempatan itu, hadir Rektor IAIN Palangkaraya Ibnu Elmi AS Pelu, Dekan FUAD Abubakar, para Wakil Dekan, Dosen, dan Mahasiswa dari prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).

Tiga Mahasiswa FUAD Jadi Pembicara di Konferensi Mahasiswa Muslim ASEAN di Lombok, NTB

Raya Sadianor dan Abdul Manan, dua dari tiga mahasiswa FUAD IAIN Palangkaraya yang akan menyampaikan makalahnya pada Konferensi Mahasiwa Muslim ASEAN di Lombok, NTB, 22-26 Maret 2017

PALANGKARAYA – Sebagai perguruan tinggi yang baru diresmikan menjadi sebuah institut, IAIN Palangkaraya makin menunjukkan eksistensinya di event nasional dan internasional.

Setelah Fakultas Syariah dan Faktultas Tarbiyah, kali ini giliran mahasiswa dari Fakultas Ushuludin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangkaraya yang ‘unjuk gigi’ menyampaikan makalahnya di forum Internasional.

Mereka adalah Raya Sadianor, Abdul Manan, dan Dewi yang  diundang mengikuti kegiatan International Comference ASEAN Muslim Student’s Assosiation bertema ASEAN as The Main Point of World Halal Tourism di Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 22-26 Maret 2017.

Kopi dari Masisin Antar Mahasiswi IAIN Palangkaraya ke ICN Conference 2017

Paujiah, Mahasiswi Prodi KPI FUAD IAIN Palangka Raya menjadi Duta Kalteng yang lolos dalam Indonesian Culture and Nationalism (ICN) Conference 2017

PALANGKARAYA – Buah masisin ternyata mengantarkan Paujiah, mahasiswi IAIN Palangkaraya ini ke ajang nasional.

Yang membanggakan,  gadis yang mengambil program studi Komuniksi dan Penyiaran Islam (KPI) pada Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) ini juga menjadi satu-satunya duta Kalteng yang dinyatakan lolos pada Indonesian Culture and Nationalism (ICN) Conference 2017.

“Alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk mewakili Kalimantan Tengah untuk mempresentasikan proyek sosial mengenai pelatihan pembuatan kopi dan teh dari masisin. Ini juga menjadi wadah pembelajaran bagi saya agar bisa memperluas jaringan secara nasional,” kata Paujiah, Senin (20/3/2017).

Kuliah Dosen Tamu, FUAD Menghadirkan Pembicara Dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Para peserta dalam kegiatan Kuliah Umum yang menghadirkan Dosen Tamu dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan

Palangka Raya – Fakultas Ushuluddin, Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Palangka Raya adakan kuliah dosen tamu dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada Senin pagi (27/02) di Aula Perpustakaan lantai 3.

Bertema Studi Islam Kontemporer di Indonesia: Living Qur’an dan Hadis (Sejarah, Metode dan Aplikasi) diikuti sebanyak 50 orang lebih yang terdiri dari Wakil Rektor I, Dekan, para Wakil Dekan, Dosen dan mahasiswa yang ada di fakultas tersebut.

Narasumber dari kegiatan tersebut Ahmad Rafiq, M,Ag., MA., Ph.D yang merupakan dosen Fakultas Ushuluddin sekaligus sekretaris Program Magister Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pengurus Lembaga Kemahasiswaan FUAD IAIN Palangka Raya Resmi Dilantik

Dekan FUAD IAIN Palangka Raya mengambil sumpah Pengurus DEMA, SEMA dan HMJ sekaligus melantik mereka secara resmi

Palangka Raya – Pelantikan pengurus organisasi mahasiswa FUAD IAIN Palangka Raya yang terdiri dari Sema, Dema, HMJ Ushuluddin, HMJ Adab, dan HMJ Dakwah yang dilantik langsung oleh Dekan Fakultas tersebut, pada Jum’at pagi (17/02) di Aula utama kampus.

Bertema “Mewujudkan Mahasiswa FUAD Yang Berkarakter dan Unggul Secara Intelektual dan Keorganisasian”. Dihadiri oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga, Dosen Fakultas, UKM dan UKK yang ada di lingkungan IAIN Palangka Raya.

Setelah pelantikan dilanjutkan dengan bedah buku karya dosen FUAD IAIN Palangka Raya Ngalimun, M.I.Kom dan Harles Anwar, M.Si dengan judul Ilmu Komunikasi Sebuah Pengantar Praktis.

PLURALISME DAN GODAAN KEIMANAN

Oleh Syairil Fadli, M.Hum Ada zaman, ada yang terperangkap di dalamnya. Salah satu perangkap itu munculnya berbagai mazhab keagamaan, termasuk pluralisme. Mazhab ini marak didengungkan karena alasan hak asasi manusia dan keinginan kebersamaan dalam perbedaan. Pluralisme diartikan sebagai “suatu kerangka interaksi yang mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain, berinteraksi tanpa konflik.”Ada zaman, ada yang terperangkap di dalamnya. Salah satu perangkap itu munculnya berbagai mazhab keagamaan, termasuk pluralisme. Mazhab ini marak didengungkan karena alasan hak asasi manusia dan keinginan kebersamaan dalam perbedaan. Pluralisme diartikan sebagai “suatu kerangka interaksi yang mana setiap kelompok menampilkan rasa hormat dan toleran satu sama lain, berinteraksi tanpa konflik.”

Informasi mengenai pluralisme ini sudah lama beredar, terutama di dunia kampus, hanya gaungnya tidak sekencang sekarang. Mukti Ali misalnya, menyampaikan wacana pluralisme yang muncul kepermukaan, meski beliau juga tidak menyetujuinya secara keseluruhan. Berikut lima hal berkaitan dengan beragamnya agama di dunia ini, sehingga pluralisme mengemuka dan sanggahannya agar mazhab ini disingkirkan.

PENERIMAAN MAHASISWA BARU 2017

Slide Spanduk SPMB FUAD 2017